Posted by: awaludin | October 10, 2007

Kawan Baru

Qory baru saja pindah ke rumah baru bersama orang tua dan adiknya. Rumah baru ini lebih bagus dibandingkan dengan rumah lamanya. Sekarang Qory punya kamar sendiri dengan taman mini yang indah. Banyak bunga-bunga berwarna warni dan udaranya juga segar.

Sayangnya, Qory belum punya teman di sekitar rumah barunya. Padahal banyak anak-anak yang seusia dengan Qory yang bermain di depan rumahnya. Tapi Qory malu untuk berkenalan dengan mereka, apalagi bermain bersama mereka meskipun Qory sangat ingin.

Sampai akhirnya suatu hari Qory melihat seekor kupu-kupu melintas di taman depan kamarnya. Qory ingin sekali mengejar kupu-kupu itu agar dapat melihat lebih dekat keindahan sayapnya. Lalu Qory pun keluar dan mengejarnya. Ternyata di luar ada seorang anak seusia Qory yang juga ingin mengejar kupu-kupu itu. Mereka berdua akhirnya berlomba mengejar dan mendekati kupu-kupu. Kadang-kadang Qory tertawa melihat anak itu tidak berhasil mendekati kupu-kupu atau anak itupun tertawa bila melihat kupu-kupu hinggap di kepala Qory.

“Hai, lihat kupu-kupu itu hinggap di kepalamu” kata anak itu.

“Namaku Qory, bukan hai, hehehe.” Sahut Qary.

“Oh iya Qory, kupu-kupunya hinggap di kepala Qory, jadi cantik sekali”. Jawab anak itu.

“Iya, kamu juga tadi lucu waktu mau mendekati kupu-kupu, kupu-kupu itu malah terbang tinggi” kata Qory.

“Namaku juga Tia, bukan kamu, hihihi”. Sahut Tia sambil tertawa.

“Eh iya, Tia, kita kejar lagi yuk kupu-kupunya” ajak Qory pada Tia.

“Ayuk”, Tia menyambut ajakan Qory sambil tertawa dan mulai lagi berlari.

Wah senangnya hati Qory karena hari itu dia mendapat kawan baru. Namanya Tia dan anaknya baik hati kepada Qory.


Leave a response

Your response:

Categories