Posted by: awaludin | October 18, 2007

Renungan Tadi Malam

Dia lah satu Sang Maha Pencipta.

Dia ciptakan segala yang ada di alam semesta dengan sempurna.

Serba presisi dan memiliki makna.

Trilyunan bintang dan planet saja, mudah dibuat Nya.

Apalagi cuma milyaran manusia ?

Dia sudah aturkan semua. Sampai yang sekecil-kecilnya.

Bahkan Dia tidak perlukan tidur dan istirahat untuk mengurus makhluk Nya.

Lalu apalagi yang harus dirisaukan?

Kita tidak pernah memilih untuk dilahirkan dari ibu bapa yang mana.

Tidak memilih dari miskin papa atau kaya raya.

Tidak memilih suku bangsa.

Bahkan, tidak memilih agama.

Dia sudah aturkan untuk kita, dalam rencana Nya.

Dan Dia tidak meninggalkan kita begitu saja.

Dia beri segala kebutuhan kita, bahkan Dia pun mengenalkan diri Nya.

Buat yang berakal, cukuplah lewat alam semesta ciptaan Nya.

Buat orang awam seperti diriku ini, dikirimkan Rasul Utusan Nya.

Yang diperlukan sebenarnya, sederhana.

Supaya kita menyerahkan diri, hanya kepada Nya.

Sekarang coba bayangkan, dari bermilyar penduduk dunia

Berapa yang memeluk Islam sebagai agama?

Dari sekian sedikit yang beragama Islam, berapa sedikit yang benar-benar beriman dan beramal sholeh?

Berapa sedikit yang akan masuk surga?

Apakah kita (atau aku, atau kamu, atau kami, atau mereka) kira, Dia ciptakan manusia untuk memenuhi neraka?

Tidak, tentu tidak.

Ada suatu rahasia besar. Ada suatu rencana besar. Aku pun tak tahu apa rahasia dan rencana Nya.

Tapi kita, aku, kamu, kami, mereka, ikut serta dalam rencana ini.

Karena itu, aku tidak khawatir akan perjalanan hidupku.

Aku tentukan sendiri, akan jadi apa peranku dalam rencana besar ini.

Aku jalani sebaik-baiknya peranku ini.

Salah benar menurut orang, tidaklah menjadi masalah karena buatku ini adalah peran yang kupilih sendiri. Dan dihari akhir nanti, hanya aku yang mempertanggungjawabkannya dan aku yang menikmati hasilnya, dan tentu saja sesuai dengan rencana Nya.

Dan saat ini pun aku masih yakin, tidaklah ber ID dengan agama Islam saja yang bisa masuk surga.

Referensi:

[1] Al Quran, (2:62, 22:17, 5:69, 3:190-191, 2:255, 51:56, 40:64, 38:27) dan masih banyak lagi.
[2] Perasaan.


Leave a response

Your response:

Categories